Malang, Beritainspiratif.com - Memperingati ulang tahun ke-74 Republik Indonesia, kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Negeri Malang tahun 2019, diisi dengan kreasi paper mob yang dilakukan oleh 4.900 mahasiswa baru yang berbaris menyusun formasi, lalu membentuk bendera merah putih dengan pola 74 tahun, berlangsung di Std. Cakrawala UM, Jumat (16/8/2019).

Perwakilan BEM UM, Nur Irene Siswandari menyampaikan "Kita ada 8 pola, untuk intro itu membentuk angka 3,2, dan 1. Kemudian ada pola bendera merah putih, 74 th kemerdekaan, logo UM, 65 th UM, dan logo PKKMB," ujarnya seperti yang dilansir Malangpostonline.com.

Pembentukan pola tersebut dibantu juga oleh setidaknya 129 panitia dari berbagai elemen di UM, baik itu dari organisasi mahasiswa maupun dari panitia PKKMB.

Paper Mob yang terdiri dari enam warna tersebut meliputi warna merah, putih, hitam, biru tua, hijau muda, dan kuning. Sedangkan persiapannya sendiri dalam membentuk paper mob ini dilakukan pada hari yang sama. "Latihan dan eksekusinya dilakukan dilakukan pada tanggal 16 kemarin. Berhubung kemarin sudah langsung jadi, akhirnya hari ini (17/8) hanya flasmob setelah upacara bendera memperingati Kemerdekaan Indonesia," tambahnya.

Usai pelaksanaan upacara 17 Agustus yang dipimpin inspektur upacara Rektor UM Prof. Dr. AH Rofi'uddin, M.Pd, para maba UM tersebut melakukan tarian flash mob dengan diiringi lagu jingle PK2MB UM.

"Kami kemarin berinisiatif untuk buat flashmob. Lagunya dari jingle PKKMB yang sudah ada sejak tahun 2017, namun kemudian diaransemen ulang," terangnya.

Rektor UM Prof. Rofi'uddin dalam amanatnya menyampaikan pesan kepada seluruh peserta upacara "Sumber Daya Manusia (SDM) unggul adalah prasyarat mutlak kemajuan bangsa. Demikian juga UM, maju tidaknya UM sangat ditentukan oleh kualitas SDM yang ada di dalamnya," tegasnya.

Ditambahkan Prof. Rofi'uddin, ibarat sebuah negara, tua atau mudanya tidak menjamin kemajuan suatu bangsa. Negara-negara yang telah lebih dulu berdiri namun SDMnya belum mumpuni, maka dijamin bangsanya sulit mengalami kemajuan.

Sebaliknya, negara-negara yang baru berdiri seperti Australia, Selandia Baru, dan Singapura, justru lebih maju. Sebab mereka memiliki kualitas pendidikan yang sangat baik dan mumpuni.

"Faktor pembedanya memang kualitas SDM yang dimilikinya," ujarnya.

Rektor UM Prof. Rofi'uddin, meminta kepada seluruh SDM di UM agar selalu belajar untuk memperbaiki kualitas diri. Upacara 17 Agustus tersebut juga diisi dengan acara pemberian penghargaan yang disampaikan langsung Rektor UM Prof. Rofi'uddin kepada para mahasiswa, dosen, dan karyawan berprestasi serta para Kafilah UM yang berhasil merebut juara umum pada ajang MTQMN beberapa waktu lalu. (Yanis)