Cirebon,Beritainspiratif.com - Memasuki musim kemarau, angka kebakaran biasanya akan meningkat dibandingkan dengan musim penghujan.

Di Kabupaten Cirebon ada beberapa kecamatan yang masuk dalam kategori daerah rawan kebakaran seperti Kecamatan Weru, Plered, Sumber, Beber, Lemah Abang, Pangenan, Mundu, Kedawung dan Arjawinangun.

Hal ini disampaikan Kepala Seksi Tanggap Daruruat Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, kepada Beritainspiratif.com, Rabu (12/6/2019).

"Semua kecamatan yang ada di Kabupaten Cirebon, sebanyak 40 kecamatan sebenarnya rawan kebakaran semua, namun yang lebih rawan tujuh kecamatan," ujar Eno.

Jenis kerawanan kebakaran, menurut Eno, dilihat dari beberapa faktor salah satunya adalah kepadatan penduduk dan kepadatan bangunan.

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon, lanjut Eno, menghimbau kepada masyarakat, pada saat memasuki kemarau ini untuk tidak melakukan kegiatan berbahaya, seperti membuang puntung rokok sembarangan.

"Kadang kita tidak terasa membuang puntung rokok sembarangan apalagi ke semak belukar yang kondisinya alang-alang atau rumputnya kering, ini akan cepat sekali terjadinya kebakaran," katanya.

Selain itu juga, dikatakan Eno, masyarakat diminta berhati-hati dalam menggunakan obat nyamuk bakar, pastikan obat nyamuk bakar diletakan di tempat yang aman dan jangan ditempatkan berdekatan dengan barang mudah terbakar.

"Dan yang terakhir kalau mau membakar sampah, jangan sampai ditinggal, sekarangkan anginnya besar yah, jadi takutnya api cepat melebar, kalau mau membakar sampah harus ditungguin," tandasnya.

Bila terjadi kebakaran, ditambahkan Eno, segera laporkan kepada pihaknya, dan petugas pemadam kebakaran akan melaksanakan tugas dengan baik.

"Kami punya prinsip pantang pulang sebelum padam, jadi kami akan memaksimalkan tugas kami manakala terjadi kebakaran," tambahnya. (Dekur)