Bandung, Beritainspiratif.com - Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Ketajati di kabupaten Majalengka, hingga kini masih sepi peminat. Saat ini baru ada 14 penerbangan perhari dari bandara ini menuju Surabaya, Medan, Jakarta, Yogyakarta, Semarang dan Lampung.

Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari mengatakan untuk mengoptimalkan BIJB Kertajati, rencana pemindahan arus penerbangan dari bandara Husein Sastranegara Bandung ke BIJB Majalengka perlu segera dilakukan.

"Menurut saya, pemindahan penerbangan dari bandara Husein Sastranegara ke BIJB harus segera dilakukan," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Ineu, hal- hal yang menyangkut persiapan penerbangan luar negeri juga harus segera diselesaikan. "Hal itu sesuai dengan rencana digunakannya BIJB untuk melayani penerbangan jemaah haji dan umrah asal Jawa Barat," ujarnya.

Ineu juga mendukung upaya Pemprov Jabar dalam mengoptimalkan bandara terbesar kedua di Indonesia ini. Ia mendukung usulan Sekda Jawa Barat, agar Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan pemprov Jabar, beralih layanan penerbangan ke BIJB Kertajati.

"Saya mendukung kontribusi ASN di Jawa Barat dalam mengoptimalkan bandara Kertajati, dengan menggunakan jasa layanan penerbangan dari bandara ini," papar Ineu.

Sebelumnya Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan pihaknya sudah mengarahkan ASN, agar mulai menggunakan layanan penerbangan dari dan ke BIJB. Apalagi 2% saham BIJB, dimiliki ASN Jabar. Karena itu, sudah seharusnya ASN berkontribusi dengan menggunakan jasa layanan penerbangan dari BIJB.

"Saya sudah menginstruksikan kepada ASN di Jabar untuk menggunakan bandara ini, sebagai jasa penerbangan dari Kertajati ke suatu tempat dan sebaliknya menuju Kertajati," kata Iwa pada sosialisasi penerbangan melalui bandara Kertajati di BIJB kabupaten Majalengka, Jum'at (8/3/2019).

Menurut Iwa untuk mengoptimalkan BIJB Kertajati, perlu mempercepat pembangunan sarana dan prasarana seperti jalan tol Cileunyi Sumedang Dawuan (Cisumdawu).

"Tol Cisumdawu ini akan menjadi pemicu perkembangan BIJB, karena dapat menjangkau masyarakat wilayah metropolitan Bandung Raya," pungkasnya.

(Ida)