Bandung, Beritainspiratif.com - Diresmikan era Gubernur Ahmad Heryawan, Museum Gedung Sate tak terasa kini menginjak usianya yang ke satu tahun. Pertama kali diresmikan pada 8 Desember 2017, kini museum Gedung Sate jadi salah satu destinasi utama wisata edukasi di Kota Bandung. Demikian disampaikan salah satu petugas museum, Astari Nuraini Damayanti, saat ditemui di Gedung Sate, Sabtu (8/12/2018).

Acara perayaan hari ulang tahun pertama museum gedung bersejarah tersebut meliputi berbagai kegiatan seperti pemotongan tumpeng yang dilakukan secara internal, lomba-lomba hingga acara puncak yang digelar pekan depan.

“Untuk hari Sabtu (8/12/2018) acara internal aja syukuran potong tumpengbersama tadi Pa Wakil Gubernur Jawa Barat (Uu Ruzhanul Ulum), selain hari Minggu depan itu ada lomba foto instagram, cek aja di IG nya @museumgedungsate, terus juga ada MuFest (Museum Festival) dan terakhir pada 15 Desember bakal ada NgagambarBandung,” ungkap dara berparas ayu tersebut kepada Beritainspiratif.com.

Terkait acara NgagambarBandung, dikatakan Astari, akan melibatkan banyak anak-anak untuk bisa ikut lomba menggambar. Adapun MuFest adalah pameran visual museum se-Jawa Barat.

Pada perayaan first anniversary Museum Gedung Sate tersebut, Astari berharap masyarakat semakin berminat mengunjungi museum agar memiliki pengetahuan yang mumpuni tentang masa lalu Jawa Barat, lebih-lebih biaya retribusi Museum Gedung Sate yang sangat terjangkau hanya Rp 5.000 saja.

“Mudah-mudahan museum di Jawa Barat, Museum Gedung Sate khususnya, bisa lebih dicintai oleh masyarakat umum, tidak hanya segmentasi yang memang mereka mencintai museum, tapi juga oleh milenial, anak muda karena memang museum sendiri bisa menciptakan bisa memberikan juga inspirasi, juga untuk edukasi,” pungkasnya.

(Tito)