Bandung, Beritainspiratif.com - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin memberikan penghargaan kepada sejumlah guru berprestasi. Pada tersebut diberikan langsung oleh Menag pada acara Talkshow & Penghargaan Guru Inspiratif, di Hotel Harris, Jl. Peta 241, Kota Bandung, Sabtu (8/12/2018).

Kelimanya adalah Ahmad Haris, guru MI Pulau Bua, Alor, Nusa Tenggara Timur, Untung, guru MI Miftahul Ulum, Sumenep, Jawa Timur, Suraidah, guru MI Darul Furqan, Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, Indra Ariwibowo, guru MI Luar Biasa Budi Asih, Semarang, Jateng dan Supena dari MI Al-Ishlah, Bani Menoy, Lebak, Banten.

Menag mengatakan kelima guru tersebut layak menerima penghargaan lantaran jasa-jasanya selama ini mengabdikan diri pada dunia pendidikan

"Mereka adalah profil istimewa yang spirit dan perjuangannya menginspirasi kita semua. Negara dan bangsa ini berhutang kepada mereka," kata Menag.

Salah satunya, Ahmad Haris misalnya, harus menempuh jarak berkilo-kilo meter dari rumahnya ke sekolah tempatnya mengajar di MI Pulau Bua, Alor, Nusa Tenggara Timur.

“Setiap hari saya harus harus keluar rumah pagi buta, berjalan 3 kilometer melewati hutan, lalu berenang menyeberangi selat sejauh satu mil untuk sampai di madrasah,” ungkapnya kepada Beritainspiratif.com

Berdasarkan data Kemenag RI, diseluruh Indonesia ada 49.337 madrasah dari tingkat madrasah Ibtidaiyah sampai Madrasah Aliyah, 92,1 persen diantaranya madrasah swasta.

“Di antara madrasah tersebut selalu muncul profil-profil istimewa yang mendedikasikan hidupnya untuk sekolah dan siswa yang dia punya,” ujarnya. (Tito)