Bandung, Beritainspiratif.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membuka Pameran Buku Juara di Landmark Convention Hall Bandung, Selasa (6/11/18).

Kegiatan ini diselenggarakan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) dalam turut berkontribusi menyukseskan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yakni Juara Lahir Batin.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil menyatakan pentingnya acara seperti ini, dalam upaya membangun sumber daya manusia Jawa Barat yang juara.

Menurut dia, berdasatkan survei Most Literate Nation in The World tahun 2016, minat membaca masyarakat Indonesia ada di posisi ke 60 dari 61 negara.

Sedangkan untuk minat baca hanya 0,01% pertahun atau satu berbanding sepuluh ribu orang.

"Ini tantangan bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, bagaimana membiasakan masyarakatnya gemar membaca dan mencintai buku," kata Emil.

Lebih jauh dikatakan Emil, untuk meningkatkan literasi membaca, pemprov Jabar meluncurkan beberapa program. Salah satunya, Street Library yang rencananya akan ada minimal 600 titik Street Library se-Jabar.

"Tanggal 16 Desember nanti, kita akan kerjasama dengan Andy F. Noya. Program Kick Andy sangat tertarik menyokong gagasan itu dan akan dinasionalkan programnya, tentunya dimulai dari Jawa Barat," ungkap Emil.

"Jadi kita memberikan gagasan, agar orang-orang yang sibuk, yang tidak punya waktu ke gedung khusus untuk membaca, bisa mampir untuk membaca di kotak-kotak yang sudah kami sediakan di jalan, taman, ataupun Alun-alun," katanya.

Menurut Emil, pihaknya menyiapkan lima program untuk mengatasi permasalahan rendahnya minat baca.

Pertama, Street Library dan kotak hibah mainan, berupa kotak perpustakaan yang ditaruh di pinggir jalan.

Kedua, Micro Library, berupa bangunan perpustakaan kecil di Kecamatan/Desa di Jawa Barat.

"Kami akan melakukan riset terlebih dahulu terhadap daerah yang tidak memiliki fasilitas perpustakaan, " ujarnya.

"Selain itu, membuat perpustakaan berbasis hobi, supaya orang datang ke gedung itu sambil berkegiatan dan tergoda untuk membaca buku dengan lebih intens.

Ketiga, pembangunan perpustakaan akan diinovasikan dengan tempat disalurkannya hobi-hobi warga.

Keempat, Mobile Library berupa mobil perpustakaan keliling di berbagai tempat ramai seperti Car Free Day atau acara lainnya. Terakhir, TBM atau Taman Baca Masyarakat.

"Dengan kelima program tersebut, diharapan ke depannya masyarakat Jawa Barat memiliki bekal membaca dan literasi. Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang pintar dan tidak mudah dibohongi," pungkasnya.    (Ida)