Bandung, Beritainspiratif.com - Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana menutup kompetisi Liga Pelajar Indonesia (LPI) 2018 tingkat Kota Bandung pada laga final yang mempertemukan SMA Negeri 16 bandung dan SMA Negeri 25 Bandung yang digelar di Stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani? Kota Bandung Senin (5/11/2018).

Dalam kesempatan tersebut Yana mengatakan bahwa sepakbola merupakan olahraga yang banyak digemari masyarakat namun ia menegaskan bahwa jangan jadikan olahraga ini sebagai penyebab konflik namun sebaliknya dengan sepakbola bisa mempererat tali silaturahmi

"Olahraga adalah bahasa universal dan sepak bola merupakan satu olahraga yang penggemarnya hampir setengah penduduk dunia. Jadi saya mengapresiasi kegiatan LPI ini supaya betul-betul Bandung juga menunjukkan sebagai kota yang berkerabat jauh dari tawuran," ujarnya.

Secara khusus Yana menyebut para pelajar di Kota Bandung sangat sering melakukan kegiatan olahraga maka dari itu pihaknya juga berharap hubungan antar sekolah di Kota Bandung bisa berjalan dengan sehat

"Karena anak-anak kita sering berjumpa dengan kegiatan olahraga sepakbola sehingga dengan silaturahmi anak-anak sekolah di Kota Bandung terjalin dengan baik," lanjutnya.

Pihaknya berharap dengan adanya kompetisi yang mewadahi bakat-bakat muda bertalenta di bidang sepakbola bukan tidak mungkin Kota Bandung bisa melahirkan pemain bola yang profesional dan handal

"Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus kita laksanakan di tahun-tahun mendatang dan kita bisa melahirkan terus pemain-pemain muda berbakat dari kota Bandung untuk membuktikan bahwa Bandung adalah barometer persepakbolaan Indonesia bahkan dunia," jelasnya.

Berdasarkan pantauan Beritainspiratif.com turut hadir Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung Doddy Ridwansyah.

Untuk tingkat SMP, juara pertama diraih oleh SMP Negeri 51 Kota Bandung juara kedua diraih SMP Negeri 49 Kota Bandung dan juara 3 diraih SMP Negeri 11 Kota Bandung. Adapun di tingkat SMA juara 1 diraih SMA Negeri 16 Bandung, mendapatkan trophy, medali emas dan uang pembinaan Rp 10 juta, juara kedua diraih SMA Negeri 25 Bandung, serta juara ketiga diraih oleh SMA Negeri 22 Kota Bandung. (Tito)