Bandung, Beritainspiratif.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil prihatin mendengar kabar dua kepala daerah di Jawa Barat terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, (24/10/2018).

Dalam unggahan Instagramnya, @ridwankamil,Kamis (25/10/2018), mantan Walikota Bandung itu merasa prihatin dan meminta doa. Disamping itu dalam unggahannya Ridwan Kamil juga memperlihatkan coretan tangan berisi 12 modus KKN yang bisa menjerat kepala daerah.

12 modus KKN tersebut antara lain suap perijinan, potongan/ fiktif hibah/bansos, Slsetoran paksa bawahan, kutipan paksa Blbawahan, proyek fiktif, jual beli akses layanan, kutipan paksa kepada proyek, kutipan kepada warga, fee proyek, down spec proyek, mark up proyek, jual beli jabatan.

Dua belas modus tersebut disampaikan Ridwan Kamil dalam rapat kerja tim saber pungli yang diadakan pada Kamis (25/10/2018).

Dalam keterangan fotonya, Ridwan Kamil meminta doa agar 5 tahun ke depan, Provinsi Jawa Barat bisa bersih dari modus KKN.

Selain itu, Ridwan Kamil juga optimis bahwa pemerintahannya bisa memberantas 12 modus KKN itu.

Ridwan Kamil sudah menasehati kepala daerah dan aparatur sipil negara (ASN) di Jabar untuk selalu berhati-hati dengan penyimpangan korupsi.

"Pertama saya prihatin terhadap kasus semalam, dalam waktu dua minggu, dua kepala daerah di Jawa Barat terkena OTT oleh KPK. Ini sebuah pelajaran," kata Ridwan Kamil dikutip dari TribunJabar.id, Kamis (25/10/2018).

Ridwan Kamil juga mengimbau agar kepala daerah dan ASN untuk fokus melayani masyarakat bukan untuk mencari kekayaan. (Yanis)