Bandung, Beritainspiratif.com - Ketua Perhumas BPC Bandung N. Nurlaela Arief, yang juga Head of Corporate Communications Bio Farma, bersama Dewan Pembina Prof. Dr. Neni Yulianita, MS. (UNISBA), Lusy Mukhlisiana, Wakil Ketua Perhumas BPC Bandung Jabar sekaligus, Wakil Dekan II Universitas Langlangbuana, Hadi Purnama Pengurus Perhumas / Dosen Prodi Digital PR Telkom University dan Yayan Istiandi Ketua Bidang Komunikasi Perhumas yang juga Founder Beritainspiratif.com, melakukan audiensi dengan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof Dr Armida S. Alisjahbana, bertempat di Fakultas Ekonomi Universitas Pajajaran (Unpad) Jalan Cimandiri No.8 Bandung, Selasa Sore, (9/10/2018).

Ketua Perhumas BPC Bandung N. Nurlaela Arief, menyampaikan bahwa Perhumas BPC Bandung akan menggelar acara “Leader’s Forum” yang akan digelar pada Jum’at, (26/10/2018) bertempat de Braga by Artotel Jalan Braga No.10 Bandung.

 

Lebih lanjut Lala sapaan N. Nurlaela Arief menyampaikan bahwa, acara “Leader’s Forum” merupakan forum interaktif yang akan mengupas tuntas strategi dan taktik membangun jejaring global, membuka akses dan menjaring pasar global serta membangun reputasi internasional.

"Kegiatan ini merupakan forum interaktif yang akan membahas tentang strategi dan taktik membangun jaringan global," tuturnya.

Ditambahkan Lala, peserta yang akan hadir dalam acara tersebut, selain 20 perwakilan dari BPC Perhumas yang ada di Indonesia, juga akan diikuti dari unsur public relation (PR) BUMN, PR pemerintah, pengusaha, akademisi dan praktisi PR, mahasiswa Ilmu Komunikasi, pengurus dan anggota Asosiasi Profesi, pemilik dan pengelola media, dan konsultan komunikasi & PR.

Selanjutnya, dalam Leader’s Forum ini, Perhumas BPC Bandung rencananya akan menghadirkan tiga orang narasumber yakni Prof. Dr. Armida S. Alisjahbana, disamping Agung Laksamana, M.Sc, Director of Corporate Affairs APRIL, Ketua Umum BPP Perhumas, dan Penulis Buku “Public Relations in The Age of disruptions”, serta Sylvia Yazid, Ph.D Ketua Program Studi Hubungan Internasional Universitas Parahyangan Bandung.

Dalam pertemuan tersebut Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof Dr Armida S. Alisjahbana, menyambut baik rencana yang akan digelar oleh Perhumas tersebut.

"Apalagi acara ini merupakan agenda berskala nasional, dalam balutan tema besar Perhumas “Indonesia Bicara Baik”, ujarnya.

Perhumas juga telah melakukan kampanye “Indonesia Bicara Baik” di forum internasional pada pertemuan dua tahunan humas dunia Global Alliance pada bulan April 2018 di Oslo, Norwegia

Selain itu, dalam mendukung program nasional “Indonesia Bicara Baik”, Perhumas BPC Bandung juga telah menjalin hubungan dengan media internasional pada Agustus 2017, dengan melakukan media visit ke Bangkok Post, serta beraudiensi dan diskusi dengan Duta Besar RI di Thailand, Ahmad Rusdi.

Pada pertemuan tersebut juga hadir mendampingi Direktur Humas UNPAD yang juga Dosen Prodi Humas Fikom Unpad, Ade Kadarisman.

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof Dr Armida Alisjahbana, telah ditunjuk oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai Sekretaris Eksekutif ke-11 Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia dan Pasifik (UNESCAP), menggantikan Shamshad Akhtar Sekretaris Eksekutif sebelumnya.

“Prof. Armida akan menjalankan tugas baru sebagai Sekretaris Eksekutif yang ditunjuk PBB, pada akhir Oktober 2018 di Thailand, Bangkok” ungkapnya kepada Beritainspiratif.com

Prof. Armida merupakan tokoh penting dalam pendirian pusat unggulan SDGs Center Unpad, suatu pusat studi pertama di perguruan tinggi yang berfokus pada penguatan SDGs. Pusat yang didirikan pada 2016 tersebut berperan terhadap persiapan dan evaluasi kebijakan serta program untuk mencapai SDGs. Pusat ini juga mengilhami universitas lainnya di Indonesia untuk mendirikan pusat serupa.

Di bidang pemerintahan, Armida pernah menjabat sebagai Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas pada 2009 hingga 2014 lalu.

Atas pengangkatan itu, Arminda akan melanjutkan misi pencapaian SDGs di tingkat internasional. Melalui UNESCAP, ia akan mempromosikan pembangunan ekonomi dan sosial yang inklusif serta berkelanjutan di Asia-Pasifik.

UNESCAP bersama organisasi pemerintah dan entitas PBB lainnya juga akan menguatkan kapasitas kelembagaan guna melayani hak, menangani aspirasi, serta kebutuhan masyarakat.     (Yanis)