Bandung, Beritainspiratif.com - Lembaga seni lukis dan kaligrafi (LSLK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung membimbing Anak Dengan Disabilitas (ADD) untuk berlatih melukis bersama pada kegiatan ADD Corner di balai RW 2 Komplek Tirtawening Kelurahan Cisurupan Kecamatan Cibiru Kota Bandung. Selasa (9/10/2018).

Sekretaris umum LSLK, Ririn Risyinti, bersama rekannya, Bintang, melatih cara melukis tahap demi tahap, mulai dari pembagian alat hingga memberi contoh gambar.

Mengenai kegiatan tersebut, secara kelembagaan Ririn menilai, hadirnya insan seni dalam ADD Corner merupakan langkah positif yang perlu terus dilakukan oleh seluruh insan seni dimanapun.

"Bagi LSLK sendiri ini suatu kesempatan yang bagus, acara yang sangat bagus, dimana anak-anak disabilitas di sini bisa mengekspresikan dirinya melalui lukisan dengan mengenal warna kemudian mengekspresikannya melalui gambar," ungkapnya.

Sementara itu secara pribadi dia juga mengatakan ada kesan positif saat membimbing langsung proses melukis bersama ADD,

"Kesannya menarik dan memang baru pertama. Seru juga kalau untuk melukis, soalnya sebagai wadah pengekspresian diri yang ke arah lebih positif," jelasnya

Melukis, kata Ririn, selain melatih kreativitas juga sangat penting bagi perkembangan otak ADD

"Jadi bisa mengembangkan juga apa yang ada di pikiran mereka, karena mereka kan ekspresif, dituangkan dengan hal yang positif, salah satunya ya dengan melukis ini,"

Terkait kesenian dan kontribusinya di masyarakat Ririn menilai pentingnya ilmu yang dimiliki para insan seni untuk bisa lebih bermanfaat ke masyarakat salah satunya sebagaimana yang ia lakukan.

"Meski memang insan seni itu dikenal berbeda dan penyendiri, tapi alangkah lebih baiknya menurut saya ya, ilmu keseniannya dibagi ke masyarakat, agar lebih bermakna," pungkas Ririn.     (Tito)