Kutai Barat, Beritainspiratif.com – Ketua Panitia Perayaan Dahau di Kutai Barat 2018, Silvanus Ngampun mengatakan, telah membentuk panitia dan program kegiatan serta anggaran, dalam rangka perayaan HUT ke-19 Kutai Barat yang akan diisi dengan upacara bendera.

Pada kegiatan upacara bendera dan apel tersebut, akan diadakan pula tari kolosal dan Festival Dahau yaitu festival tari, lagu, kuliner dan perlombaan olahraga tradisional (Oltrad).

"Ada pameran pembangunan, upacara adat (Nular) untuk membersihkan daerah dan agar diberikan kesuburan tanah dan dibersihkan semua dari bermacam bencana. Upacara adat pokok mewakili 6 etnis di Kubar yaitu, Tunjung, Benua, Bahau, Oheng, Kenyah dan Melayu," tegas, Silvanus, dari laman Pemkab kutai Barat.

"Tema Dahau 2018 adalah "Melestarikan Seni dan Budaya Wujud Cinta Indonesia di Kabupaten Kutai Barat" denagn Sub Tema 'Dengan Budaya Sempekat dan Kerukunan menjaga persatuan dan persaudaraan di Tana Purai Ngeriman'," ujarnya.

“Selain itu, hal yang menarik yaitu pemecahan rekor Muri laki-laki menggunakan Mandau, ditarget 1.500 orang mewakili OPD, kampung, kecamatan dan etnis. Jadi setelah karnaval, peserta masuk membawa mandau yang diikuti semua pejabat di Kubar," ucapnya.

"Selain perlombaan tersebut, juga ada hiburan penampilan mewakili kecamatan, etnis, sekolah dan masyarakat, dimulai pada 28 Oktober yang seluruh rangkaian acara dimulai dengan pesengket atau mencegah hal yang tidak diinginkan pada tanggal 29 Oktober 2018," tuturnya.

Ditambahkannya, acara puncak sekaligus pemecahan rekor Muri akan digelar pada 5 November mendatang, dan akan dihibur oleh artis ibukota, Via Valen dan Judika.    (Yanis)