Bandung, Beritainspiratif.com - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) meluncurkan program ‘Lembur Perpustakaan’ hal itu disampaikan Kepala Bidang Pengembangan Dispusip Neti Supriati pada acara Bandung Menjawab di Taman Sejarah Wiranatakusumah, Jalan Aceh, Kota Bandung.

Pada pelaksanaannya setiap wilayah atau lebur harus ada kegiatan yang berbasis literasi. Lebih lanjut Neti menjelaskan literasi tidak hanya berkaitan dengan buku, tapi kemudahan akses informasi juga dan segala hal tentang aksara.

“Lembur Perpustakaan ini ke depan bisa bergerak kearah wisata literasi, literasi itu tidak hanya berkaitan dengan buku tapi kemudahan akses informasi dan keaksaraan,” ungkapnya.

Dikutip dari laman resmi Kota Bandung, lembur perputakaan merupakan program lanjutan dari Gerakan Maca Sauyunan (Gemas).

Program Lembur Perpustakaan, lanjut Neti, adalah upaya mengatasi rendahnya minat baca di Indonesia yang pada 2016 menempati posisi 60 dari 61 negara di dunia.

Meski begitu, di Kota Bandung salah satu lembur perpustakaan yang sudah berjalan adalah Cibunnut, “Disana edukasi literasi dilakukan dengan berbagai cara mulai dari diskusi hingga menggambar mural,” pungkas Neti.    (Yanis)