Bandung, beritainspiratif.com - Bio Farma kembali akan menggelar Forum Riset Life Science Nasional 2018 di Jakarta pada Kamis (13/9/2018). FRLN tahun ini merupakan yang ke 8 kalinya sejak di gelar pada 2011, tahun ini Bio Farma akan meluncurkan prototipe kit HbsAg dan dan kit antiHBsAg.

Menurut Direktur Riset dan Pengembangan Bio Farma, Adriansjah Azhari prototipe kit HbsAg dan dan kit antiHBsAg memiliki fungsinya tersendiri

Senada dengan Adriansjah, Peneliti Senior Bio Farma sekaligus Ketua Panitia FRLN 2018, Neni Nurainy, mengatakan kit hasil kolaborasi antara Bio Farma, & ITB tersebut merupakan penelitian lanjutan dari Konsorsium Hepatitis B yang terdiri dari Lembaga Eijkman, ITB, BPPT dan Bio Farma.

Kit HbsAg memiliki keunggulan dibanding kit diagnostik tipe screening yang ada di pasaran.

“yaitu mampu mendeteksi titer virus secara kuantitatif. Sehingga hasil diagnosa yang didapat akan lebih akurat menggambarkan kondisi pasien yang diperiksa dibanding kit screening yang hanya memberi hasil positif dan negatif.” Ungkapnya pada jumpa pers yang digelar di Pawon Pitoe Cafe Bungur, Jalan Bungur No. 1 kota Bandung, Senin, (10/9/2018)

Yanis