Jakarta, Beritainspiratif.com - Lembaga Survei Media Nasional (Median) menunjukkan peningkatan keinginan masyarakat untuk mengganti Jokowi sebagai Presiden di Pilpres 2019. Menurut Median faktor penyumbang terbesar adalah faktor ekonomi yag dinilai buruk pada pemerintahan Jokowi.

“Hal yang lebih melatarbelakangi penurunan elektabilitas pak Jokowi di bulan Juli ini adalah dua. Yang pertama adalah terkait dengan lagi-lagi masalah ekonomi yang masih menjadi himpitan besar bagi masyarakat Indonesia, ” Ujar Direktur Research Median Sudarto, Senin (23/7/2018) di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat lansir laman Suaramuslim.

“ketika kami tanya kepada masyarakat Indonesia dengan tiga pendekatan lagi-lagi jawabannya adalah ekonomi, ini menjadi top of mind mereka langsung spontan keluar dari mereka itu masalah ekonomi” tambahnya.

Menurut Sudarto hal itu juga terjadi ketika pihaknya menanyakan kepada masyarakat tentang kekurangan pemerintahan Joko Widodo.

“lagi-lagi masalah ekonomi yang paling besar” ungkapnya.

Jawaban yang serupa juga terjadi ketika masyakat ditanya tentang masalah sehari-hari yang dihadapi masyarakat dan yang paling memberatkan hidupnya.

“Jadi masyarakat Indonesia masih belum merasakan kinerja ekonomi pak Jokowi. Kinerja ekonomi pak Jokowi masih belum dianggap berhasil. Terlepas dari masyarakat Indonesia menganggap pak Jokowi berhasil melakukan pembangunan infrastruktur dan itu tidak mampu menutupi,” paparnya.

Survei nasional itu dilakukan pada tanggal 6 sd 15 Juli 2018 dengan melibatkan 1.200 responden, sedangkan margin of error 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95%.

Dalam Survei yang dilakukan dengan metode multistage random sampling ini posisi permasalahan ekonomi, kesejahteraan dan kemiskinan menjadi

yang teratas yakni sebesar 24,2 persen.

(Kaka)

Ilustrasi: netiap.com