Majalengka, Beritainspiratif.com – Dukungan bagi pasangan calon pemimpin Majalengka, Maman Imanulhaq – Jefry Romdony terus mengalir. Sokongan itu datang dari berbagai kalangan dengan latar belakang dan profesi yang beragam.

Demikian terungkap dalam rapat konsolidasi relawan pendukung Maman - Jefry yang tergabung dalam Sajati (Santri Jadi Bupati) di arena futsal Triple S, Kadipaten (27/5).

Rapat diikuti ratusan relawan dari sembilan kecamatan yakni Kecamatan Sindang, Sukahaji, Majalengka, Cigasong, Panyingkiran, Kadipaten, Kasokandel, Dawuan dan Kertajati.

Ini merupakan rapat lanjutan setelah Sabtu kemarin Sajati mengelar rapat serupa untuk wilayah Majalengka ‘atas’ di Talaga.

Sejumlah relawan menuturkan, belakangan ini semakin banyak kelompok atau komunitas yang siap memenangkan Maman – Jefry pada pemungutan suara Pilkada Majalengka 27 Juni nanti. Mereka berasal dari beragam latar belakang, profesi dan kelas sosial. Mulai dari paguyuban tukang ojeg dan sopir angkot, pecinta burung, persatuan tukang pangkas rambut sampai kelompok penggemar sepeda motor tua.

Para peserta rapat terkesima ketika Maman Imanulhaq menyampaikan orasi politik. Mereka terdiam dan sesekali bertepuk tangan ketika menyetujui dengan isi paparan mantan anggota Komisi VIII DPR RI itu.

Dalam orasinya, Kang Maman, sapaan Maman Imanulhaq, menekankan pentingnya perubahan kepemimpinan untuk memastikan terjadinya kemajuaan Majalengka di masa mendatang.

Karenanya, calon bupati termuda itu minta para relawan bekerja lebih keras lagi guna merebut kemenangan. Para relawan diharapkan bisa memperluas dukungan bagi Kang Maman dan Kang Jefry dengan berani menembus wilayah –wilayah yang sulit dijangkau.

“Sahabat – sahabat relawan harus berani datang ke tempat – tempat yang tak mungkin sekalipun,” pinta Kang Maman.

Kang maman juga menyebut tanda –tanda kemenagan sudah kelihatan dan para relawan mesti menyongsongnya.

“Perubahan sudah mulai nampak. Majalengka harus bangun dari tidur lama,” katanya

Ajakan untuk bekerja ekstra keras juga dilontarkan ketua relawan Sajati, Achmad Cece Ashfiyadi. Ia minta para relawan berani menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan dalam melakukan kerja politik. “Jangan takut jika diintimidasi,” katanya.

Namun ia berharap para relawan tetap berkepala dingin, tak gampang terprovokasi. Misalnya, jika mendapati spanduk atau poster pasangan nomor 1 dirobek, sebaiknya mereka tidak membalas dengan pengrusakan poster paslon lain.

“Kita doakan saja semoga yang merusak spanduk itu milih Maman –Jefry," ujar Kang Cece, panggilan akrab Ketua GP Ansor Majalengka itu. (Yones)