Aksi Heroik 3 Taruna Akmil Asal Papua, Mendapat Penghargaan dari Gubernur Akmil

Beritainspiratif.com – Aksi heroik tiga taruna Akademi Militer asal Papua, mendapat apresiasi berupa piagam penghargaan yang diberikan oleh Gubernur Akmil Magelang Jateng, Mayjen TNI Dudung Abdurrachman.

Ketiganya diberi piagam dalam upacara laporan kembali cuti akhir tahun taruna/taruni Akmil dan upacara pemberian penghargaan di lapangan Pancasila Akmil, Jumat (3/1).

Tiga taruna Akademi Militer (Akmil) asli Papua yakni Sermatutar Bima Pandu Kusuma Mahuse, Sermatutar Daniel Denis M. Nambrasar, dan Sermatutar Osvaldo Louis Vernando Micibaroe.

Apresiasi diberikan taruna tersebut melakukan aksi penyelamatan terhadap para penumpang dan kru perahu motor cepat (speedboat) wisata ‘Puteri Sion’ di perairan Raja Ampat Papua yang nyaris karam.

Dalam penyelematan tersebut sebanyak 13 orang penumpang dan 2 orang kru berhasil selamat. Aksi mereka terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di sosial media Instagram berapa waktu lalu.

Sermatutar Daniel Denis M. Nambrasar, menceritakan aksi itu bermula ketika ia dan dua temannya sedang dalam perjalanan dari liburan di Raja Ampat, Kampung Feewen menuju Waisai dengan menggunakan speedboat milik keluarga.

Saat perjalanan sudah 15 menit atau sekitar pukul 12.28 WIT, ia melihat sebuah perahu cepat dengan kecepatan tinggi dari arah Saonek Monday ke Piyanemo.

Perahu itu hendak menghindari kapal, namun malang justru menabrak sekoci gandeng milik kapal pesiar yang juga melintas di peraian tersebut. Akibat tabrakan tersebut  perahu itu mengalami kebocoran di lambung kiri.

Para penumpang mulai terjun ke laut, termasuk kru yang berusaha mencari pertolongan.

Video Youtube TNI AD

“Saya dengar teriakan minta tolong, saya lihat kru melompat, pada saat itu juga kami spontan menolong walaupun masih pakai seragam dinas lapangan (PDL),” katanya.

Mereka membantu mengambilkan beberapa barang milik penumpang yang berserakan di laut. Selain itu, mereka juga menolong para korban.

Dirinya bersama dua rekan lainnya sedikit mengalami kesulitan saat melakukan pertolongan terhadap para korban karena arus laut dan angin yang kencang.

Selain itu, seluruh korban juga terlihat panik. Ia bersyukur seluruh korban berhasil dievakuasi ke daratan yang berjarak sekitar 800 meter dari lokasi. 

“Memang beberapa korban menggunakan pelampung tetapi karena dalam keadaan panik mereka tidak bisa mengatasi kepanikan mereka.

Puji Tuhan, semua berjalan lancar sehingga 13 penumpang dan dua kru perahu semua selamat,” katanya.

Daniel mengungkapkan, penyelamatan itu spontanitas dilakukan ketika melihat kecelakaan dan ada yang membutuhkan bantuan.

Menurutnya, itu adalah salah satu  tugas kemanusiaan bagi taruna Akmil untuk menolong warga, selain bertanggung jawab dalam tugas militer lainnya.

Atas aksi heroik itu mereka mendapatkan penghargaan dari Gubernur Akademi Militer Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman di lapangan Pancasila Kompleks Akmil Magelang, Jumat (3/1/2020).

Dudung mengatakan, mereka layak mendapat apresiasi karena telah menunjukkan jati diri TNI sebagai tentara rakyat yang mendahulukan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi. Bahkan, mempertaruhkan nyawa untuk menolong orang lain.

“Saya selalu berpesan kepada taruna/taruni untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat, di manapun, saat mereka cuti, liburan, kapan pun. Ketiga taruna ini telah mempertaruhkan nyawa dan statusnya sebagai taruna untuk membantu rakyat yang membutuhkan,” pungkas Dudung.

Yanis

Bagikan: