Abdurrahman Farih, Usia 3 Tahun Hafal Alqur’an

Beritainspiratis.com –

Rasulullah SAW bersabda yang artinya “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya”. (HR. Bukhari dan At Tirmiidzi dari sahabat Ali bin Abi Tholib).

Farih Abdurrahman bocah yang dipilih Allah SWT agar menjadi salah satu bukti karamah-Nya yang diperlihatkan kepada umat manusia. Di bumi Aljazair, anak usia tiga tahun ini sudah bisa menghafal Al-Qur’an sejak ia masih dalam kandungan ibunya.

Ibu Abdurrahman sebagaimana diceritakan ayahnya rajin membaca surat al-Kahfi ketika Abdurrahman masih dalam kandungan, dan juga setelah lahir orangtuanya sering menyetel Al Affasy Channel saluran televisi Al-Jazair yang menyiarkan bacaan Al-Qur’an, bahkan ketika orangtuanya ingin merubah channel yang ditonton, si kecil Abdurrahman sering menolak.

Malam itu, ia dituntun orang tuanya untuk bisa duduk di kursi podium, di sebuah acara yang ditayangkan oleh televisi Aljazair, yang bertajuk “Fursaan Al-Qur’an”. Memakai torbus atau topi merah khas Aljazair, ia pun duduk dengan senyum dan mata polosnya. Kakinya yang masih sangat pendek, bergantung dan berayun di kursi yang masih terlalu tinggi untuk ukuran anak seusianya. Kala itu ia berada di hadapan seratusan hadirin yang sebagiannya, adalah tokoh agama dan para penghafal Al-Qur’an. Lalu, lisannya tak lama berucap lancar ayat demi ayat surat Maryam yang berjumlah 98 ayat. Sebagaimana yang umum berlaku di Aljazair, pembacaan Al-Qur’an dilakukan lewat riwayat Hafash dari Ashim melalui Asy Shatibi. Itulah yang dibunyikan oleh Farih.

Farih Abdurrahman, usianya masih tiga tahun. Siapapun yang melihat sosoknya, pasti gemes. Matanya yang berbinar, senyumannya yang polos, raut mukanya yang bersih dan polahnya yang ceria. Farih, ia bukan anak biasa. Ia anak istimewa. Sebagian orang bahkan menyebutnya sebagai “at thiflu al mu’jizah” atau bocah mukjizat. Tentu saja, mukjizat tidak dalam arti sebenarnya. Hanya menandakan bahwa Farih memang memiliki keistimewaan yang sangat jarang dimiliki anak-anak seusianya yaitu bisa menghafal Al Quran lewat pendengaran terhadap tilawah Al Quran sejak ia masih di dalam kandungan ibunya.

(Yanis)

Sumber :http://www.thelarkinbrigade.com

Bagikan: