26 Ribu Perempuan Pekalongan Nyanyikan Bersama Lagu Ibu Kartini Catat Rekor MURI

Pekalongan, Beritainspiratif.com – Dalam memeriahkan Hari Kartini yang diperingati tiap 21 April banyak kegiatan dan cara cara yang dilakukan oleh kaum perempuan hebat di era modern saat ini, seperti yang dilakukan oleh Perempuan di Kabupaten Pekalongan pada Minggu (21/4/2019).

Sekitar 26 ribu perempuan berkebaya menyanyikan lagu Kartini dan bershalawat dengan diiringi oleh alat musik rebana tampil di Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, Munafah mengatakan, kegiatan ini digelar untuk memperingati ke 140 Hari Kartini dan memecahkan rekor MURI.

“Kami bersama-sama menyanyikan lagu Kartini dan bershalawat dimana iringan musiknya adalah rebana,” kata Munafah yang dilansir Tribunjateng.

Menurut Munafah, tujuan adanya kegiatan ini secara tidak langsung pula guna mendinginkan suhu politik pasca pencoblosan pemilu.

“Suhu politik yang sangat panas pasca pencoblosan itu diharapankan dapat semakin dingin melalui kegiatan ini.”

“Sehingga di Kabupaten Pekalongan senantiasa tercipta keamanan, kedamaian, serta ketertiban usai pencoblosan,” jelasnya.

Semnetara itu Ekskutif Manager MURI Indonesia Sri Widayati mengatakan, pihaknya datang ke Kabupaten Pekalongan untuk mencatat rekor MURI yang dipecahkan Pemkab Pekalongan.

“Kami sudah mencatat tiga kali rekor MURI di Kabupaten Pekalongan. Pertama pada 2006 yakni rekor makan nasi megono terbanyak dimana peserta mencapai 7.756 orang,” jelasnya.

Kemudian, lanjutnya, pada 2017 yaitu menggunakan kebaya oleh perempuan terbanyak dengan peserta 16.881 orang.

“Ketiga pada 2018, sajian apem peserta 17.500 orang dan yang keempat ini menyayikan lagu Ibu Kita Kartini terbanyak dengan peserta 26.325 orang,” ujarnya.

Rekor ini tercatat di dalam buku rekor MURI Indonesia yang ke 8.972.

“Harapannya perempuan di Kabupaten Pekalongan mampu meneladani semangat Kartini. Karena semangat Kartini, bersama-sama bisa wujudkan kualitas keluarga Jawa Tengah yang maju dan berdikari,” pungkasnya.

Yanis

Bagikan: